Gunakan DBHCHT, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Beli UPS dan Alkes

Nusa Update - 09/10/2021
Gunakan DBHCHT, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Beli UPS dan Alkes
Gunakan DBHCHT, RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Beli UPS dan Alkes - (Nusa Update)
Penulis
|
Editor

Sumenep, Nusa Update – Kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 yang diterima RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dimanfaatkan dengan berbelanja berbagai sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.

Hal itu dimaksudkan untuk melengkapi berbagai sarana yang sudah ada dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengungkapkan, alokasi DBHCHT yang diterima tahun ini sebesar Rp 4.120.000.000,-.

“Dana Rp 4,1 miliar ini untuk penyediaan supporting daya berupa pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply) sebesar Rp 2 miliar, mobil ambulans Rp 980 juta, dan penyediaan media operasi atau peralatan operasi (alat kedokteran bedah) Rp 640 juta. Termasuk Rp 500 juta untuk pengadaan hepafilter,” kata dr. Erli sebagaimana dikutip dari maduraupdate.com.

Baca Juga :  Resmikan Ponpes Tajul Falah Banten, Kapolri : Silaturahmi dengan Ulama Tidak Boleh Putus

Ia menjelaskan, ketersediaan UPS di rumah sakit sangat penting karena dalam momen emergensi, semisal di ruang operasi maupun ruang yang membutuhkan daya listrik stabil, maka ketersediaan UPS tidak bisa dihindari.

“UPS ini sangat penting, misal pun terjadi gangguan (mati) daya, akan disupport dengan UPS, jadi akan tetep stabil, karena bisa bertahan sekitar 30 menit,” jelasnya.

Sementara prihal penambahan mobil ambulans, dinilai tidak kalah pentingnya, karena sangat dibutuhkan manakala ada pasien yang butuh untuk rujukan.

“Saat ini kita ada 3 mobil ambulans, kemudian dari DBHCHT kita anggarkan 1 unit ambulans emergensi, di dalamnya terdapat peralatan lengkap emergensi untuk memastikan pasien yang dibawa terkontrol dengan baik,” sebutnya.

Baca Juga :  Jelang Tahun Ajaran Baru, Puluhan Ribu Guru di Sumenep Wajib Divaksin

“Begitu juga mengenai pengadaan peralatan operasi, tentu untuk membantu kelancaran tindakan, termasuk ada meja tindakan kemo (kemoterapi,red). Kemudian pengadaan hepafilter, itu berfungsi untuk menyaring udara, penting di saat pandemi ini, udara di ruang perawatan disaring menggunakan alat itu,” tambahnya.

Untuk rampungnya pengadaan sarana prasarana pelayanan kesehatan dari DBHCHT, dr Erli optimis sebelum tutup tahun 2021, semua peralatan tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat ujung timur pulau garam.

“Sudah kita proses, kami berharap tidak sampai akhir tahun sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Sumenep,” tandasnya. (m/kara)

Share

Tinggalkan Komentar

Close Ads X