Dislipidemia Picu Serangan Jantung, Kenali Penyebab Dan Pencegahannya

Nusa Update - 03/06/2021
Dislipidemia Picu Serangan Jantung, Kenali Penyebab Dan Pencegahannya
Dislipidemia Picu Serangan Jantung, Kenali Penyebab Dan Pencegahannya - (Ist)
Penulis
|
Editor

Kesehatan, Nusa Update – Dislipidemia merupakan sebuah penyakit yang di sebabkan kondisi kadar lipid atau zat lemak seperti trigliserida dan kolesterol dalam darah yang tidak normal. Kadar lipid bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Penyakit dislipidemia meningkatkan kemungkinan penyumbatan arteri (aterosklerosis), serangan jantung, stroke, dan masalah sirkulasi darah lainnya, terutama pada perokok.

Pada orang dewasa penyakit tersebut, sering berhubungan dengan obesitas, diet yang tidak sehat, dan kurang olahraga.

Beberapa faktor risiko diketahui meningkatkan kemungkinan dislipidemia. Seperti kelebihan berat badan, gaya hidup sedentary, minim olahraga, konsumsi alkohol dan merokok, diabetes tipe-2 dan hipotiroidisme.

Baca Juga :  KAHMI Paramadina Unija Sukses Gelar Musyawarah Rayon Pertama

Kebanyakan orang dengan dislipidemia tak menyadari apa yang terjadi pada tubuhnya. Dislipidemia umumnya akan diketahui setelah melalukan tes darah rutin.

Namun, ada gejala dislipidemia yang bisa kita dirasakan sehingga bisa terdeteksi sejak dini.

Dikutip dari halodoc.com, gejala dislipidemia diantaranya yakni sakit kaki, terutama saat berjalan atau berdiri, nyeri dada, sesak atau tekanan di dada, rasa sakit dan sesak di leher.

Selain itu, gangguan pencernaan dan kelelahan di siang hari, pusing, palpitasi jantung, keringat dingin, muntah dan mual, bengkak di kaki, perut serta pembuluh darah di leher.

Baca Juga :  Diskon Ramadhan 2021, Pemprov Jatim Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Untuk mencegah resiko dislipidemia, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Diantaranya mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan lemak tidak sehat, Olahraga secara teratur, menjaga berat badan yang sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Selain itu, tidak merokok atau penggunaan tembakau lainnya, tidak duduk dalam waktu lama, meningkatkan konsumsi lemak sehat, konsumsi banyak serat makanan dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh, tidur teratur setidaknya 6-8 jam per malam serta minum banyak air mineral. (mu/kara)

Share

Tinggalkan Komentar

Close Ads X