Tipu Ratusan Emak-emak dengan Kedok Arisan, Wanita Asal Mojokerto Diamankan Polisi

Nusa Update - 25/05/2021
Tipu Ratusan Emak-emak dengan Kedok Arisan, Wanita Asal Mojokerto Diamankan Polisi
Tipu Ratusan Emak-emak dengan Kedok Arisan, Wanita Asal Mojokerto Diamankan Polisi - (Nusa Update)
Penulis
|
Editor

Mojokerto, Nusaupdate.com – Seorang wanita asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, diringkus aparat kepolisian Polres Mojokerto. Ia diamankan petugas saat berada di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Penangkapan wanita bernama Tarmiati alias Mia (42) ini karena kabur membawa uang arisan lebaran senilai total Rp 1 Miliar hasil dari menipu ratusanĀ emak-emak.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan 4 warga yang menjadi korban penipuan dengan modus arisan lebaran. Para korban diming-imingi beberapa hal yang bersifat menguntungkan.

Baca Juga :  Mendag Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Wonokromo

Mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan ke polisi, tersangka bersama suami dan kedua anaknya melarikan diri dengan membawa dua kendaraan roda empat dan beberapa aset yang masih disimpan oleh tersangka.

“Untuk sementara ini, terdapat 400 orang yang merasa menjadi korban dari arisan lebaran ini dengan total kerugian sekitar Rp 1 Miliar,” kata Kapolres.

Dony menjelaskan, terdapat 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi tersangka mengadakan arisan lebarannya, TKP yang pertama di rumah saudari Jami’ah di Desa Lolawang Kecamatan Ngoro.

Baca Juga :  Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Berbagai Penyakit Serius

Sedangkan TKP yang kedua di rumah tersangka Tarmiati di Desa Kembangsari Kecamatan Ngoro. Tersangka mengadakan arisan lebaran ini sejak tahun 2014.

“Dalam menjalankan arisan lebaran ini, tersangka menawarkan brosur arisan paket lebaran tahun 2020 dan 2021 dan menjelaskan keuntungan-keuntungan yang akan di dapat dari setiap paket lebaran yang dipilih oleh korbannya,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, modus yang tersangka tawarkan yakni uang para korban nantinya akan dikembalikan utuh serta mendapatkan bonus 5% menjelang Idul Fitri. Selain itu, tersangka juga menjanjikan bonus berupa parsel lebaran berisi kue.

Baca Juga :  Polri Latih Ribuan Orang Jadi Tracer Covid-19

“Dari penangkapan yang kami lakukan pada tanggal 18 Mei 2021, kami berhasil mengamankan tersangka dengan beberapa barang bukti seperti mobil Toyota Avanza dan mobil Mitsubishi Colt, tabungan BCA dan BNI serta Buku catatan arisan,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, Tersangka dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara. (rls/kara)

Share

Tinggalkan Komentar

Close Ads X