Kasus Pembunuhan Balita Umur 4 Tahun di Sumenep, Polisi Periksa 3 Orang Saksi

Nusa Update - 24/04/2021
Kasus Pembunuhan Balita Umur 4 Tahun di Sumenep, Polisi Periksa 3 Orang Saksi
Polisi dan warga saat berkunjung ke rumah duka - (Nusa Update)
Penulis
|
Editor

Sumenep, Nusa Update – Kasus pembunuhan Selvi Nur Indah Sari, balita umur 4 tahun asal Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus didalami aparat kepolisian setempat.

Bahkan, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus itu.

Kapolsek Ambunten, AKP Junaidi mengatakan, tiga orang saksi yang diperiksa tersebut yakni dua orang keluarga korban dan satu orang anggota polisi.

“Saksi tiga orang yang diperiksa, yakni ibu dan nenek korban, serta anggota polisi yang menemukan jenazah korban,” kata Junaidi, Jumat (23/4/2021) malam.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolres Sampang Imbau Masyarakat Stay at Home

Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Meski sudah memeriksa sejumlah saksi, namun hingga kini belum mengarah pada pelaku pembunuhan.

“Masih lidik. Sementara ini belum mengarah ke pelaku,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Selvi Nur Indah Sari ditemukan tak bernyawa terbungkus karung di dalam sumur di Dusun Pandan Desa Ambunten Tengah. Di lehernya terlilit kain selendang dan matanya tertutup kain warna hitam.

Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan hilang oleh ibunya sejak hari Minggu (18/4/2021) lalu. Saat itu, korban hilang secara misterius setelah pamit ke kemar mandi namun tak kunjung kembali.

Baca Juga :  Sidak Tempat Wisata, Forkopimda Jatim Pastikan Penerapan Prokes

Kronologinya, hari itu sekitar pukul 11.00 WIB, Selvy Nur Indah Sari, tengah bermain bersama teman-temannya di rumah neneknya yang tak jauh dari rumah korban. Saat itu, ia sempat pamit pulang kepada teman-temannya untuk makan.

Saat di rumah, bocah yatim putri Abd Ghani (alm) dan Hamidah itu juga pamit kepada ibunya pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Berselang satu jam kemudian, anak ini hilang secara misterius hingga membuat keluarga panik.

Setelah dinyatakan hilang, masyarakat bersama pihak berwajib berupaya mencari korban. Alhasil, setelah empat hari, ia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur dengan kondisi tubuh terbungkus karung di Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Rabu (21/04) siang.

Baca Juga :  Awas, Ini Makanan dan Minuman yang Menyebabkan Perut Kembung

Ia diduga menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, ia ditemukan meninggal dunia terbungkus karung di dalam sumur yang jauh dari kediamannya. Jarak dari rumah ke lokasi ditemukan sekitar 2 hingga 3 kilometer.

Indikasi itu semakin menguat setelah diketahui bahwa sebelum meninggal, korban memakai perhiasan. Namun, saat mayatnya ditemukan, perhiasan tersebut sudah hilang. (dar/kara)

Share

Tinggalkan Komentar

Close Ads X